Apa itu Tagger (TAG)

Oleh CMC AI
17 June 2026 12:44PM (UTC+0)
TLDR

Tagger (TAG) adalah platform terdesentralisasi yang lengkap dan menggunakan teknologi blockchain untuk mengoordinasikan tenaga kerja global tanpa izin dalam menyiapkan dan memperdagangkan data berkualitas tinggi yang dibutuhkan untuk melatih model kecerdasan buatan (AI).

  1. Mengatasi kendala data dalam AI – Tagger menyelesaikan masalah industri seperti data yang terpisah-pisah dan kepemilikan yang tidak jelas dengan menciptakan model korporasi terdesentralisasi (DeCorp) untuk pelabelan dan autentikasi data.

  2. Mendemokratisasi anotasi profesional – Alat AI Copilot milik Tagger menurunkan batasan pengetahuan, sehingga orang yang bukan ahli pun dapat melakukan tugas pelabelan data yang kompleks dengan standar profesional.

  3. Memungkinkan perdagangan data yang aman dan tanpa izin – Platform ini menyediakan pasar untuk memperdagangkan dan melisensikan dataset, yang diamankan oleh sistem Data Passport berbasis blockchain yang melindungi kepemilikan dan privasi data.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Model DeCorp

Tagger hadir untuk mengatasi ketidakefisienan penting dalam rantai pasokan data AI. Dalam sistem tradisional, data sering terkunci dalam silo, kepemilikan tidak jelas, dan sulit serta lambat mencari anotator yang terampil. Tagger menerapkan prinsip utama blockchain—desentralisasi, transparansi, dan keamanan kriptografi—untuk mengatasi masalah ini. Tagger membangun model "DeCorp" (decentralized corporation), yaitu kerangka kerja tanpa izin di mana siapa saja dapat berkontribusi dalam tugas data. Ini menciptakan tenaga kerja global tanpa batas untuk pengumpulan, pelabelan, dan peninjauan data, yang didanai dan dikoordinasikan melalui smart contract untuk memastikan penghargaan yang adil dan instan (Tagger Documentation).

2. Teknologi & Ekosistem Inti

Platform ini dibangun di atas BNB Chain dan menawarkan ekosistem dengan tiga pilar utama. Pertama, Modul Anotasi Dataset AI yang dilengkapi AI Copilot, membantu pekerja melakukan pelabelan kompleks dengan interaksi sederhana, sehingga pemula dapat menjadi anotator yang efektif. Kedua, Modul Pengumpulan Dataset AI memungkinkan institusi mempublikasikan tugas pengumpulan data, dengan data yang dienkripsi dan disimpan secara terdesentralisasi. Ketiga, Pasar Data AI yang memungkinkan perdagangan data tanpa batas wilayah. Inovasi utama adalah Data Passport (DP), sebuah kredensial berbasis blockchain yang mengikat secara permanen hak penggunaan, persetujuan, dan lisensi pada sebuah dataset, menjadikannya aset yang dapat diperdagangkan sekaligus menjaga privasi ().

Kesimpulan

Secara mendasar, Tagger adalah proyek infrastruktur yang menjembatani kebutuhan besar akan data pelatihan AI yang andal dengan kemampuan blockchain untuk mengoordinasikan dan memberi insentif pada tenaga kerja terdesentralisasi. Apakah model DeCorp ini akan menjadi kerangka standar dalam membangun dataset dasar untuk AI masa depan?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.